Mekanisme Kerja Komputer (Bagian 2)



Halaman ini merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya.
Baca: Mekanisme Kerja Komputer (Bagian 1), yang telah membahas mengenai nama-nama, jargon dan cara kerja dari tiap piranti keras (hardware) yang terdapat di dalam komputer, diantaranya: PSU, Mainboard, Cooling System, Central Processing Unit, Memory Module,  Hard Disk Drive, dan Optical Disc Drive.

Kali ini kita akan membahas mengenai peranan peripheral device dan Plug and Play device sebagai sarana komunikasi yang menghubungkan antara tiga elemen dalam prosedur kerja komputer.



  • Peripheral Device (I/O Device).
Peripheral merupakan hardware komputer yang memungkinkan komputer untuk melaksanakan fungsi tambahan. Artinya komputer bisa dihidupkan tanpa perangkat peripheral ini. Namun demikian, kata "tambahan" untuk peripheral device lebih menjelaskan pada peranan vital perangkat-perangkat berdikari ini sebagai alat komunikasi antara pengguna dengan komputer.
Peripheral komputer ini terdiri atas Input dan Output (I/O) device. berikut ialah beberapa rujukan peripheral (I/O) device yang sering kita gunakan:
Input Device
Keyboard, Mouse, Joy Stick, Microphone, Scaner, dan pheriperal input lainnya, merupakan banyak sekali peripheral masukan, dimana melalui device tersebut brainware/pengguna sanggup memperlihatkan banyak sekali instruksi, keputusan dan sanksi pada program/aplikasi komputer.
Output Device 
Monitor, Printer, headphones, Speaker dan peripheral output lainnya. Merupakan peralatan yang menampilkan/memberikan data/informasi dari komputer dalam bentuk visual (video, graphic, text, color) maupun dalam format audio hasil dari interkasi, pengolahan, atau kepeutusan yang dilakukan oleh Brainware (Pengguna Komputer). 
I/O device tersebut telah didesain secara berdikari sehingga mempunyai kompatibilitas (keserasian/kecocokan) dengan motherboard baik dari segi desain bentuk, maupun dari software driver. dan sebagian telah dirancang sehingga mendukung fitur plug and play (PnP) pada sistem operasi.  
Pengertian Plug and Play Device (PnP) 
Apa saja yang diharapkan semoga fitur Plug and Play ini sanggup dijalankan? Disamping faktor sistem operasi dan hardware yang mendukung, fitur Plug and Play ini sanggup berfungsi, kalau BIOS pada motherboad juga telah mendukung fitur PnP. 
Plug and Play atau sanggup disingkat dengan PnP, ialah fitur yang dikembangkan oleh Microsoft dan diterapkan untuk pertamakalinya pada produk sistem operasi Windows 95, istilah PnP ialah untuk menggambarkan kemampuan komputer dalam mendeteksi dan mengkonfigurasi perangakt keras ibarat peripheral device secara otomatis, sehingga perangkat pribadi sanggup dikenali dan diterima oleh sistem operasi (tidak memerlukan software driver/piranti lunak tambahan), istilah kerennya "tinggal colok pribadi jalan". 
Contoh baik untuk menggambarkan hardware yang mendukung fitur PnP ini antara lain: mouse, keyboard, joystick, flashdisk, harddisk, optical disk, dll. 
Setelah masa Windows 95 berakhir, Fitur PnP ini tetap dipertahankan dan terus dikembangkan untuk sistem operasi berikutnya, ibarat pada : Windows 98, ME, 2000, XP, Windows 7 dan Windows 8. Selain pada sistem operasi Windows, Machintos OS dan Linux juga menerapankan fitur PnP ini. Mengingat akomodasi dan efisiensi pada fitur ini, maka sanggup dipastikan bahwa fitur Plug and Pluy akan terus ada pada generasi-generasi OS di masa mendatang.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinergi Hardware, Software & Brainware

Harvard Mark