Mekanisme Kerja Komputer (Bagian 1)


Secara umum, komputer yaitu alat hitung mekanis yang sanggup melaksanakan perhitungan aritmatika dengan akurat, dan dikala ini , menyerupai kita ketahui, komputer telah ber-transformasi menjadi alat multifungsi fenomenal, yang sanggup mengerjakan banyak hal dalam tempo bersamaan (multi tasking), baik itu untuk membantu menuntaskan tugas-tugas, ataupun dikala dipakai sebagai sarana hiburan.

Seperti telah dibahas pada artikel sebelumnya, apapun type, merk, dan kondisi komputer yang sedang anda gunakan dikala ini, untuk sanggup beroperasi dengan baik, sebuah komputer memerlukan tiga elemen (resources) untuk sanggup beroperasi, yaitu ;
Hardware (perangkat keras), Software (perangkat lunak) dan Brainware (pengguna). Tanpa salah satu elemen tersebut, sanggup dipastikan komputer tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya. Berikut ini akan dijelaskan bagaimana tiga elemen tersebut menjadi sebuah prosedur kerja komputer.
I. HARDWARE (Perangkat Keras)
Hardware komputer terdiri dari beberapa komponen elektronik (memiliki bentuk fisik) yang sanggup dirakit (assembled), sehingga saling terhubung dan menjadi satu unit komputer lengkap dengan arsitektur set kode (Instruction Set Architecture/ISA) di dalamnya. Pada Desktop PC atau Notebook PC, Hardware sanggup dikenali dalam bentuk komponen dan peripheral device menyerupai berikut:
  • Casing (Kemasan)
Casing komputer, yaitu wadah dimana komponen-komponen komputer yang telah dirakit diletakan (unit komputer bekerjsama tetap sanggup berfungsi dengan baik meskipun tidak memakai casing). Kecuali anda yaitu seorang teknisi dan hardware tester, meletakan komponen-komponen komputer diluar casing bukanlah inspirasi bagus, mengingat komponen-komponen tersebut mempunyai sensibilatas yang tinggi dan rawan mengalami kerusakan, umum-nya jawaban suhu dan insiden. 
  • Power Supply (Catu Daya)
Power supply, atau biasa disebut PSU, adalah komponen yang memasok arus listrik untuk komputer, melalui kabel yang terhubung pada papan induk (motherboard), harddisk, dan perangkat I/O lainnya, dengan mengkonversi arus AC menjadi DC. Disamping itu PSU juga berperan sebagai penyeimbang ketika terjadinya fluktuasi arus yang sering terjadi pada sistem kelistrikan. PSU juga dilengkapi dengan kipas (fan) dan alumunium peredam energi panas (heatsink) yang dihasilkan oleh komponen di dalamnya.
PSU akan aktif dan memasok kebutuhan kelistrikan komputer melalui pengutamaan tombol power oleh pengguna (Brainware). Pada laptop/notebook PC, peranan power supply ini digantikan oleh battery dan charger adapter. 
  • Cooling (Fan & Heatsink)
Fan (kipas) dan Heatsink (biasanya terbuat dari materi alumunium), kedua jenis komponen tersebut berkhasiat sebagai pendingin komputer (Computer Cooling). Heatsink berfungsi untuk menyerap dan melepaskan energi panas yang dihasilkan oleh beberapa komponen seperti; Processor, Chipset, dan GPU, untuk selanjutnya diteruskan oleh kipas, dengan membuang keluar energi panas dari dalam cing. Kedua komponen inilah yang dimaksud dengan computer cooling. Berikut yaitu beberapa jargon yang sering dipakai untuk menyebut komponen pendingin komputer.
  • Case Fan, kipas yang dilekatkan pada body casing.
  • CPU Cooling, kipas yang menempel pada heatsink dan diletakan di atas CPU.
  • GPU Cooling: heatsink yang menempel pada GPU. Untuk VGA Card biasanya  menggunakan kipas + heatsink.
  • Liquid Cooling (Water Cooling), merupakan metode pendingin komputer terkini, memanfaatkan media air atau nitrogen cair yang dialirkan memakai peralatan yang disebut water cooling kit menyerupai radiator, water block, water pump, selang, dan radiator fan.
  • Motherboard (Papan Induk)
Motherboard, atau dengan kata lain disebut juga mainboard, dan sering disingkat dengan mobo, yaitu papan induk dalam bentuk Printed Circuit Board (PCB) yang berfungsi untuk menghubungkan semua komponen dan peripheral komputer menyerupai PSU, Processor, RAM, VGA, Sound, TV Tunner, Harddisk dan I/O device lainnya, sehingga menjadi suatu unit kerja terpadu. 
  • Processor (CPU)
Central Processing Unit (CPU), atau lebih dikenal dengan Processor merupakan elemen yang paling penting dari sebuah sistem komputer. Di dalamnya terdapat Control Unit (CU) yang memperlihatkan kode algoritma pada Arithmatic Logic Unit (ALU) sebagai kendali atas seluruh elemen dalam komputer dan penghubung lalulintas antara Input dan Output Device. Karena itu CPU sering juga disebut sebagai "otak komputer". 
Tingginya intensitas kerja CPU menghasilkan temperatur panas yang sangat tinggi, untuk itu CPU juga dilengkapi dengan cooling khusus untuk mencegahnya dari crash atau kerusakan fatal. 
  • Memory Module (RAM)
Memory module, atau biasa kita sebut RAM (Random Access Memory), yaitu daerah penyimpanan data yang bersifat acak dan sementara, artinya data sanggup disimpan, diambil dan diproses dengan acak oleh cpu secara singkat selama komputer dalam keadaan hidup. Semakin besar kapasitas sebuah RAM, maka akan semakin cepat waktu yang diperlukan dalam pemorsesan data.
  • Hard Disk Drive (HDD) 
Pada tahun 1956 IBM 305 RAMAC (Random Access Method of Accounting and Control) adalah komputer komersial IBM pertama yang memakai komponen hard disk drive (disk storage magnetik) untuk penyimpanan sekunder. Hard disk drive pertama ini mempunyai berat lebih dari 1 ton dengan kapasitas penyimpanan sekitar 5 megabytes! 
Hard disk drive merupakan media penyimpanan pada komputer atau laptop yang bersifat Non-volatile, artinya data yang telah tersimpan dalam hard disk sanggup bersifat permanen, tidak akan hilang, walaupun komputer dimatikan atau tidak mendapatkan pemikiran listrik. Kecepatan dan kapasitas penyimpanan yang besar menimbulkan hard disk drive tetap menjadi primadona media penyimpanan dikalangan pengguna Desktop/notebook PC.
Vendor-vendor HDD populer menyerupai : Western Digital, Seagate Technology, Toshiba, Hitachi, G-Technology, Quantum, Samsung Electronics, dan Iomega. Terus bersaing meningkatkan teknologi Hard disk dengan kapasitas yang semakin besar. Dan dikala artikel ini dibuat, Western Digital (anak perusahaan Hitachi Global Storage Technologies)  telah meluncurkan Hard disk dengan kapasitas 8TB dan 10TB untuk lini produk HelioSeal, dimana hard disk tersebut telah dilengkapi dengan teknologi helium untuk melindungi disk platter dari ukiran berlebih.
Seperti teknologi yang lainnya, sanggup dipastikan, teknologi dan kapasitas media penyimpanan HDD akan terus berkembang, bahkan sebagian hebat memprediksi, kemungkinan besar kapasitas HDD akan mencapai 100TB sebelum tahun 2025 atau sesudahnya. 
  • Optical Disc Drive (ODD)
Jenis-jenis optical drive yang sering dipakai pada desktop dan notebook PC antara lain:
  • CD-R Drive, hanya dipakai untuk membaca data CD (Compact Disc). CD dengan ukuran standar mempunyai kapasitas maksimum sebesar 700MB.
  • CD-RW Drive, digunakan untuk membaca CD dan sanggup menuliskan data pada CD blank. 
  • DVD-R Drive, diprioritaskan untuk membaca DVD (Digital Versatile Disc atau disebut juga Digital Video Disc). Size pada DVD single layer (L) yaitu 4.7 GB, sedangkan DVD dual layer (DL) mempunyai size antara 8.5GB-8.7GB. DVD-R drive juga sanggup dipakai membaca data yang terdapat pada media CD. 
  • DVD-RW Drive, mempunyai fungsi menyerupai DVD-R drive, sekaligus sanggup dipakai untuk sanggup menuliskan data pada DVD blank.
  • BD-R Drive, diprioritaskan untuk membaca Blu-ray Disc (BD), disamping itu sanggup dipakai untuk membaca data dari media CD dan DVD.Standar size Blu-ray Disc (BD) mencapai  
  • BD-RE Drive, mempunyai fungsi menyerupai BD-R drive, sekaligus sanggup dipakai untuk menuliskan data pada blank Blu-ray Disc.
  • Peripheral Device (I/O Device)
Baca Mekanisme Kerja Komputer (Bagian 2)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinergi Hardware, Software & Brainware

Harvard Mark