Apa Itu Virus?
Kasus penyebaran virus komputer yang paling sering terjadi ialah melalui media penyimpanan portable seperti: diskette, VCD/DVD, Flashdisk dan Memory Cards. Disamping itu kegiatan mengunduh file dari internet, transfer data antar komputer atau transfer data antara komputer dengan mobile device menyerupai ponsel, mp3 player, camera digital dll. sanggup menjadi penyebab terjadinya nanah dan penyebaran.
Umumnya virus yang telah aktif di dalam perangkat sanggup menciptakan dan menyisipkan salinan (duplikasi) dirinya secara terus menerus di dalam sistem, dan sikap ini tentu sanggup menjadikan habisnya sumber daya didalam perangkat itu sendiri, contohnya seperti; Terjadinya over load pada ruang media penyimpanan, peningkatan tidak masuk akal pada proses kerja RAM, perubahan perhitungan pada core clock processor lantaran sikap kegiatan yang tidak masuk akal dan lain sebagainya, sehingga pada kondisi tertentu komputer atau ponsel akan berjalan sangat lambat (lelet mode on), berhenti berfungsi (hang), pingsan (KO), mati suri (Crash), sampai mati beneran (mission accomplish :D), dan bermacam-macam pengalaman tidak menyenangkan lainnya yang akan didapat oleh pengguna komputer dan ponsel. Kerusakan yang disebabkan oleh nanah virus sangat beragam, tergantung dari teknik dan tujuan pembuatnya.
Biasanya virus hanya merusak piranti lunak saja, namun pada beberapa kasus terdapat varian virus yang berpotensi besar menjadikan kerusakan dua arah, yakni pada piranti lunak sekaligus menjadi penyebab kerusakan pada piranti keras. Dengan merubah sikap menyimpang pada proses data atau program, virus sanggup mendorong hardware bekerja diluar batas kewajarannya (Over Clocking).
Biasanya virus hanya merusak piranti lunak saja, namun pada beberapa kasus terdapat varian virus yang berpotensi besar menjadikan kerusakan dua arah, yakni pada piranti lunak sekaligus menjadi penyebab kerusakan pada piranti keras. Dengan merubah sikap menyimpang pada proses data atau program, virus sanggup mendorong hardware bekerja diluar batas kewajarannya (Over Clocking).
Mengatasi virus tidak selalu mudah, bahkan bagi yang telah berpengalaman sekalipun. Sebagaian besar virus mungkin sanggup dengan gampang terdeteksi, dikarantina dan dibasmi memakai anti virus, namun beberapa varian dengan teknik pembuatan tertentu sanggup mengelabui anti virus, bahkan sanggup melangsungkan pernikahan, beranak pinak dan hidup hening sejahtera dalam sistem komputer/ponsel anda :D, hal tersebut akan terus berlangsung sampai para expert pembuat anti virus menemukan penawarnya. Tidak peduli berapa banyak antivirus yang terinstall dalam perangkat anda, ada kalanya installasi ulang pada perangkat komputer, atau flash upgrade pada perangkat ponsel menjadi opsi satu-satunya untuk menghilangkan virus yang belum ditemukan antinya.
![]() |
| Optimasi pada Microsoft Security Essentials (Anti Virus & Anti Malware). |
- Memasang anti virus dalam perangkat komputer/ponsel.
- Update anti virus secara terencana (untuk mempermudah aktifkan fitur Automatic Update-nya).
- Buatlah jadwal scan otomatis dalam aplikasi Antivirus,
- Scan file hasil transfer atau download sebelum dibuka.
- Menghindari kunjungan/surfing pada situs-situs yang tidak aman.
- Tidak melaksanakan klik pada tautan di dalam email dari sumber yang tidak dikenal.


Komentar
Posting Komentar