Apa Itu Trojan Horse?
Selama perang troya sekenario menerobos pertahanan gerbang kota troy ialah ibarat mimpi jelek bagi setiap tentara. Orang-orang Yunani kemudian berpura-pura menyerah dan meninggalkan peperangan, berlayar menuju pulau terdekat berjulukan Tenedos. Meninggalkan kuda kayu raksasa sebagai hadiah dan rampasan perang bagi penduduk kota Troy.
Trojan horse yang telah simpulan dibangun dan berisi prajurit penyusup ini kemudian di kirim ke troy sebagai hadiah dan persembahan pada Dewi Athena. Kuda kayu besar inipun memasuki kota Troy yang dikenal mempunyai pertahanan yang berpengaruh dengan gerbang yang sulit untuk ditembus. Pada malam harinya, para prajurit penyusup yang berada dalam perut trojan horse ini keluar dan membuka gerbang kota untuk memudahkan masuknya tentara Yunani yang telah bersiap melaksanakan penyerangan kembali ke Kota Troy, dengan taktik itu, gerbang-pun sanggup diterobos dengan gampang dan tentara Yunani berhasil menaklukan kota Troy.
Strategi perang kuda troya dalam mitologi tersebut, rupanya menjadi inpirasi bagi para pembuat malware, untuk membuat jenis jadwal perusak yang terlihat bersahabat, namun bisa mengakibatkan dampak yang sangat buruk. Dari sekedar kehilangan data sampai kehilangan nyawa. Trojan horse juga bisa membawa beberapa jenis virus, worm, dan banyak sekali jadwal perusak di dalamnya, hal ini tentu saja tidak terdengar anggun bagi para pengguna komputer. Malware trojan horse bisa jadi jadwal yang lebih berbahaya daripada virus itu sendiri, alasannya ialah sifatnya yang terlihat ibarat jadwal dekat , trojan sanggup mengelabui sistem keamanan dalam komputer ibarat firewall dan anti-virus.
Trojan horse yang telah simpulan dibangun dan berisi prajurit penyusup ini kemudian di kirim ke troy sebagai hadiah dan persembahan pada Dewi Athena. Kuda kayu besar inipun memasuki kota Troy yang dikenal mempunyai pertahanan yang berpengaruh dengan gerbang yang sulit untuk ditembus. Pada malam harinya, para prajurit penyusup yang berada dalam perut trojan horse ini keluar dan membuka gerbang kota untuk memudahkan masuknya tentara Yunani yang telah bersiap melaksanakan penyerangan kembali ke Kota Troy, dengan taktik itu, gerbang-pun sanggup diterobos dengan gampang dan tentara Yunani berhasil menaklukan kota Troy.
Strategi perang kuda troya dalam mitologi tersebut, rupanya menjadi inpirasi bagi para pembuat malware, untuk membuat jenis jadwal perusak yang terlihat bersahabat, namun bisa mengakibatkan dampak yang sangat buruk. Dari sekedar kehilangan data sampai kehilangan nyawa. Trojan horse juga bisa membawa beberapa jenis virus, worm, dan banyak sekali jadwal perusak di dalamnya, hal ini tentu saja tidak terdengar anggun bagi para pengguna komputer. Malware trojan horse bisa jadi jadwal yang lebih berbahaya daripada virus itu sendiri, alasannya ialah sifatnya yang terlihat ibarat jadwal dekat , trojan sanggup mengelabui sistem keamanan dalam komputer ibarat firewall dan anti-virus.
![]() |
| Trojan Horse dalam mitologi Yunani |
Malware trojan horse pertama ditemuakan sekitar tahun 1980'an, Trojan ialah jadwal executable, yang berarti bahwa saat Anda membuka file tersebut, maka ia akan melaksanakan beberapa tindakan. Pada sistem operasi windows jadwal executable mempunyai ekstensi file seperti: "exe", "bat", "vbs", "com", dll.
Aplikasi trojan horse dirancang biar hacker sanggup mengakases sistem komputer dari jarak jauh, dan sanggup mengambil setiap data/informasi yang dibutuhkan oleh hacker dari komputer target. Selanjutnya hacker sanggup memakai data tersebut untuk banyak sekali keperluan, ibarat pemerasan, menjual data pada pihak tertentu, dan tindak kejahatan cyber lainnya. Selain menyasar individu, malware trojan horse juga menargetkan penyerangan pada komputer-komputer pemerintahan dan komputer perusahaan. Trojan horse sanggup masuk kedalam komputer sasaran melalui beberapa cara ibarat berikut :
- Dimasukan secara pribadi oleh seseorang
- Disisipkan melalui jadwal umum yang tidak mencurigakan.
- Dibuat dalam bentuk aplikasi cracking, keygen generator, patching dll.
- Download yang tidak diinginkan dari situs yang dikunjungi.
- Installasi game atau aplikasi secara online yang telah dikendalikan oleh hacker.
- Dan banyak sekali cara lainnya untuk mengelabui pengguna komputer dan ponsel.
Bersambung ....


Komentar
Posting Komentar