Ada Lovelace
Terlahir dengan nama Augusta Ada Byron, perempuan ini dikenal sebagai penulis Inggris ternama yang pernah bekerja untuk Charles Babbages yang dikala itu tengah mengembangkan Difference engine sebuah Komputer Mekanikal pertama di dunia.
Augusta Ada Lovelace (1815-1852) lahir di london, 10 Desember 1815. Ayahnya berjulukan Lord George Gordon Byron, dan ibunya berjulukan Anne Isabelle Milbanke.
George Gordon Byron atau Baron Byron ke-6, lebih dikenal sebagai Lord Byron, ialah seorang penyair Inggris yang juga berperan dalam kemerdekaan Yunani.
Lord George Gordon Byron dan Anne Isabelle Milbanke menikah 2 Januari 1815, tetapi mereka berpisah pada 16 Januari 1816 (sebulan sesudah kelahiran Ada). Pada 25 april 1816 ayahnya, Lord George Gordon Byron, pergi ke luar negeri. Semenjak itu Ada tidak pernah bisa melihat ayahnya lagi. Lord Byron tidak pernah kembali lagi ke inggris dan meninggal di Yunani. pada dikala itu Ada berusia 8 tahun.
Saat berumur 18 tahun (tahun 1833), Ada mengunjungi Mechanics Institute untuk mendengarkan bahan kuliah yang disampai kan oleh Dr. Dionysius Lardner mengenai "difference engine", sebuah mechanical calculating machine yang dibentuk oleh Charles Babbage. Ketika mendengarkan klarifikasi Dr. Dionysius Lardner mengenai mesin tersebut Ada eksklusif tertarik untuk mempelajarinya lebih mendalam.
Pertemuannya dengan Charles Babbage menjadi awal dari kariernya. Pada 5 juni 1833, Ada bertemu dan berkenalan dengan Charles Babbage di sebuah pesta. Dan semenjak dikala itulah Ada Lovelace dan Charles Babbage menjadi sahabat baik. Ada sering membantu Babbage mengembangkan aktivitas untuk diaplikasikan dalam mesin analitik Difference Engine karya Babbage.
Tahun 1834, ia bertemu dengan Mary FairFax Somerville, seorang matematikawan asal skotlandia. Mary Somerville ialah orang yang memberi sejumlah buku matematika kepada Ada, memberinya bimbingan perihal study matematikanya dan membuatkannya soal-soal untuk dipecahkan. Mary Somerville juga memperkenalkan Ada kepada beberapa matematikawan, salah satunya ialah Lord William King, seorang laki-laki yang akan menjadi suami Ada. Pada 8 Juli 1835, Ada menikah dengan Lord William King, pada dikala itu Ada berusia 19 tahun dan Lord William King berusia 30 tahun. mereka memiliki tiga orang anak yang berjulukan Byron (lahir tahun 1836), Anne Isabella (lahir tahun 1837) dan Ralph Gordon (lahir tahun 1839). semenjak dini anak-anaknya diajari untuk mengasihi matematika.
Pada tahun 1842, Babbage pergi ke Turin, Itali untuk memperlihatkan ceramah rutinnya mengenai mesin analisis yang ia buat. Salah satu dari yang hadir mendengarkan ceramahnya ialah Luigi Menabrea, seorang matematikawan asal Italia dan seorang duta besar bagi negara perancis. Di tahun yang sama (1842), Ada mencoba menerjemahkan isi ceramah Babbage ke dalam bahasa inggris dan Ada menambahkan beberapa catatan komplemen yang menjelaskan perihal fungsi mesin analisis buatan Babbage itu. Dengan memakai mesin Babbage itu, ada mencoba mengembangkan sebuah aktivitas yang sanggup menghitung bilangan Bernoulli. Bukan hanya itu, Ada Lovelace juga menyarankan biar kartu-kartu berlubang dibentuk dan dipergunakan untuk mengoperasikan mesin hitung buatan Babbage itu sehingga sanggup mengulang pengoperasian tertentu.
Oleh karenanya, Augusta Ada Lovelace dinyatakan sebagai the first woman "computer programmer" dan populer alasannya membantu Charles Babbage menangani "the Analytical Engine". Pada dikala itu Ada sudah memperkirakan bahwa di masa depan mesin ini sanggup memproduksi grafik dan musik yang dibangkitkan oleh komputer.
Kanker rahim dan pendarahan yang dideritanya menciptakan Ada meninggal dunia pada 27 November 1852 di usia 36 tahun, yang menciptakan Ada gagal melanjutkan pengembangannya seputar dunia komputer. Atas kontribusinya, pada 1980 Departemen Pertahanan Amerika Serikat menamai bahasa pemrograman komputernya dengan nama “Ada” sebagai penghormatan pada Ada Lovelace. Selain itu, British Computer Society pada 2008 rutin menggelar kompetisi ilmu komputer bagi siswa perempuan secara rutin tiap tahunnya dan menamai medalinya dengan nama “Ada”. Setiap pertengahan Oktober, digelar aktivitas “Ada Lovelace Day”, sebuah aktivitas yang bertujuan untuk mengingkatkan kemampuan perempuan dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, teknik, dan matematika.

Komentar
Posting Komentar